Simulasi digelar di jalan utama Sukabumi - Bogor, Desa Bojong Kokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Senin (18/8/2014).
Awalnya, kegiatan berjalan lancar. Massa melakukan adegan menembak menggunakan pistol laras panjang berpeluru hampa dan gas air mata. Entah terkena angin kencang atau karena apa, satu peluru gas air mata tiba-tiba berbelok ke bawah menghantam aspal dan memantul mengenai Ipda Agus Suhendar yang memerankan koordinator aksi pendemo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di hadapan anggota, Kapolres Sukabumi AKBP Asep Edi Suhari menyayangkan insiden tersebut. "Saya merasa prihatin dengan adanya insiden yang mengakibatkan dirawatnya salah satu anggota yang tengah melakukan simulasi. Semoga beliau lekas sembuh," ungkap Asep Edi saat berpidato di depan anggotanya.
Namun ketika ditanya ulang, Asep enggan menyinggung insiden tersebut. Dia lebih memilih menjelaskan proses simulasi dan rencana pengamanan putusan sidang MK. "Ini bagian dari proses simulasi, yang nantinya akan ada penyekatan terhadap massa yang akan bergerak ke Jakarta. Semua petugas siap menghalang-halangi gelombang massa yang akan berangkat dari Sukabumi menuju Jakarta," jelasnya.
(try/try)











































