"Itu salah besar bahwa saya tidak bisa lagi menjalankan fungsi saya salah besar. Anggapan semacam itu dilontarkan oleh orang yang nggak sabar saja pengen Muktamar dan jadi ketum," tutur SDA di kantor DPP PPP, Jl Diponegoro, Jakpus, Senin (18/8/2014),
"Muktamar bisa dilaksanakan pada bulan Oktober. Berdasarkan hasil yang lalu Muktamar berikutnya dilaksanakan selambatnya 1 tahun setelah pemerintahan baru terbentuk. Kalau 22 Oktober pagi pemerintahan baru terbentuk, 22 Oktober sore bisa dilaksanakan," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rugi yang minta itu salah. Salahnya itu Muktamar Luar Biasa, ketum terpilih hanya melanjutkan sisa periode jabatan. Itu kan cuma sebentar jadi ngapain. Anggaran besar tapi masa sangat pendek karena hanya melanjutkan waktu yang tersisa," terang SDA.
Mantan Menag ini juga tak mau ambil pusing mengenai desakan untuk segera melepas jabatan dari kursi nomor satu di kepengurusan partai.
"Ya sudah. Biarin saja. Ngapain ditanggapin," kata SDA sambil tertawa kecil.
(aws/ndr)











































