"Kami sebagai senior prihatin dengan PPP yang tidak bisa melaksanakan keputusan organisasi. Hasil Mukernas di Bogor, (Muktamar dilakukan) 1 bulan setelah Pilpres," ucap Anggota Majelis Syariah PPP Muhammad Rodjak di DPP PPP, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (18/8/2014).
"Kami mendorong partai melakukan Muktamar secepatnya setelah Mukernas," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita berharap dapat segera membentuk panitia Muktamar sampai akhir waktu bulan ini. Kalau tidak kami akan terpaksa harus bertindak mendemisionerkan partai yang kami bangun," tegas Rodjak.
Dia tidak main-main memberi peringatan keras ini. Sebab, para pengurus partai dinilai telah mengabaikan AD/ART PPP.
"Ini terjadi karena permintaan kami diabaikan. Kalau DPP tidak segera menetapkan jadwal Muktamar dan panitia, maka kami akan mendemisionerkan kepengurusan partai," pungkasnya.
(aws/trq)











































