Acara yang digelar di lapangan golf tersebut mirip dengan upacara kenegaraan di Istana Merdeka. Ada drum band, pasukan pengibar bendera, dan ratusan pasukan relawan pendukung Prabowo-Hatta yang berseragam a la militer, lengkap dengan baret merah, celana cokelat dan baju putih berkacu merah.
Sejumlah tokoh politik pengusung pasangan tersebut---kecuali Partai Demokrat-- hadir. Mulai dari ketum Golkar Aburizal Bakrie, Presiden PKS Anis Matta, Hidayat Nur Wahid, hingga Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut penampakan suasana upacara tersebut:
Mobil Jeep
|
Foto: rengga/detikcom
|
Secara beriringan kedua mobil itu mengelilingi lapangan hijau nan luas membentang diiringi alunan suara drum band. Usai berkeliling, saat Prabowo hendak turun dari mobil, para ajudannya tengah menyiapkan tangga merah untuk pijakannya. Namun, mantan Danjen Kopassus itu memilih langsung turun sebelum tangga yang disiapkannya diletakkan tepat di pintu Jeep.
Membacakan Teks Proklamasi
|
|
Saat dikumandangkan, lagu kebangsaan Indonesia Raya, Prabowo pun langsung hormat ke bendera. Begitu pula Hatta Rajasa dan Ical yang berada di panggung.
Setelah itu, Prabowo membacakan teks proklamasi lengkap dengan mikrofon 'jadul' khas yang kerap digunakan Soekarno saat pidato. Para peserta upacara lalu mengikuti ucapan Prabowo.
Pasukan Drum Band
|
Foto: rengga/detikcom
|
Pasukan drum band tersebut cukup unik. Ada yang memakai topi binatang di kepalanya, namun sambil tetap serius memainkan lagu.
Pasukan Pengibar Bendera
|
|
Dalam upacara, mereka membentuk formasi Wijaya Kusuma. Formasi ini memiliki makna tetap dan harus wangi di mana pun berada dan tetap putih sejak awal hingga akhir.
Peserta Upacara
|
Foto: rengga/detikcom
|
Yang paling banyak adalah para relawan dari Partai Gerindra. Mereka datang dari berbagai usia dan berseragam lengkap, cokelat putih, plus baret merah.
Halaman 2 dari 6











































