"Gunakan kesempatan belajar di sini (UGM-red) dengan baik. Ini kesempatan terbaik anda," kata Anies saat berpidato di hadapan lebih kurang 10 ribu mahasiswa baru UGM dalam acara pembukaan Pelatihan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru (PPSMB) 2014 di lapangan Graha Sabha Pramana (GSP), Bulaksumur Yogyakarta, Senin (18/8/2014).
Anies mengungkapkan ada puluhan ribu lulusan SMA yang ingin masuk dan belajar di UGM. Namun yang diterima hanya lebih kurang 9 ribu lebih mahasiswa. "Anda bisa masuk berkat kerja keras. Sementara yang lain tidak bisa," ungkap alumnus Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda harus di atas dari yang disyaratkan atau lebih. Jadi IPK tinggi itu penting. Tapi anda jangan punya IPK rendah, kalau IPK-nya rendah tidak akan ada perusahaan atau instansi yang akan melirik anda atau memanggil anda untuk tes masuk kerja," tegas Anies.
Β
Menurut dia, proses belajar di perguruan tinggi itu berbeda dengan cara belajar sebelumnya. Oleh karena, mahasiswa harus bisa mengembangkan potensi dirinya. "Siapkan semua rencana anda saat belajar. Beberapa tahun anda akan menyelesaikan kuliah. Jangan sampai tidak punya rencana. Itu sama saja dengan sia-sia. Anda harus punya rencana untuk pengembangan diri," katanya.
Di hadapan mahasiswa baru itu, Anies juga bercerita dirinya pada tahun 1991, dirinya juga berdiri di lapangan ini untuk menjadi ketua umum Opspek UGM. Saat itu mahasiswa baru yang di terima sekitar 4.500 orang. Sekarang ini jumlahnya mencapai lebih dari 9 ribu mahasiswa baru. Setelah itu, Anies pada tahun 1992 menjadi Ketua Umum Senat Mahasiswa (SM) UGM.
(bgs/try)











































