13 Korban ditemukan pada Minggu (17/8/2014) sekitar pukul 23.00 Wita. Sebelumnya, 10 turis telah ditemukan lebih dulu degan selamat, mereka berasal dari New Zealand, Spanyol, Prancis, Inggris, Jerman dan Belanda.
"13 Orang ditemukan selamat oleh nelayan di perairan Sape, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, NTB," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya kepada detikcom, Senin (18/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Yatman Ammen asal Belanda.
2. A. Princes asal Italia.
3. Fabio asal Italia.
4. Oriona asal Italia.
5. Lisa asal Jerman.
6. Trobert asal Belanda.
7. Maria Fiona asal Belanda.
8. Dio Carolina asal Jerman.
9. M. Nujun asal Lombok (nahkoda kapal).
10. Sali asal Lombok (ABK).
11. Roni asal Lombok (ABK).
12. Wahyu asal Lombok (guide).
13. Yan asal Lombok (guide).
Semua korban saat ini dirawat di Puskesmas Sape. Dengan penemuan ini, maka masih ada dua orang turis asing yang masih dalam pencarian tim SAR gabungan dari Basarnas, Kantor SAR Mataram, SAR Bima, BPBD Kabupaten Bima, TNI, Polri, BPBD NTB, relawan dan nelayan setempat.
Kapal wisata yang mengangkut para turis itu adalah Forcase Ikan Biru Star. Kapal membawa 25 orang terdiri dari 20 turis asing dan 5 awak kapal dan guide.
Kapal tenggelam di perairan Sangeang Pulo, sebelah timur Gunung Sangengapi, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, NTB pada Sabtu (16/8) pada pukul 20.00 Wita. Diperkirakan kapal bocor akibat menabrak karang kemudian tenggelam. Kapal bertolak dari Lombok menuju Pulau Komodo.
(sip/nrl)











































