"Jadi jangan sikapi emosional melainkan sesuatu yang bisa terjadi di mana saja, tapi tidak jadi representasi pikiran umat Hindu keseluruhan," jelas Yudha saat berbincang, Senin (18/8/2014).
Yudha berharap, jangan sampai terpancing dengan isu soal jilbab itu. "Tentu sebagai pembantu menteri saya imbau umat Hindu rukun toleran dan menghargai," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wedakarna (pimpinan The Hindu Center, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna-red) ingin tunjukkan kalau di Bali mayoritas umat Hindu, jangan ini dijadikan icon. Kalau toh harus digunakan untuk kaum muslimah," terang dia.
"Oleh karena itu juga seperti umat Hindu kalau dia berada di wilayah lain dengan mayoritas lain, kita berharap tetap menghargai keyakinan dan budaya setempat. Saya minta kawan-kawan Hindu dan yang lain tetap memberikan porsi sewajarnya. Untuk kejadian yang kemarin itu kronologi, seperti itu, tapi saya berharap tidak ada lagi," tutup dia.
(ndr/mad)











































