Salah satu korban sempat masuk ke dalam kolong kereta api dan terseret sejauh 150 meter dan hanya mengalami luka-luka. Akibat kejadian tersebut, KA Pangrango sempat berhenti selama 15 menit.
Informasi yang dihimpun, Minggu (17/8/2014), dua pemotor nahas tersebut bernama Deden (30), warga Kampung Pasir haur, Desa Bojong Galing, Kecamatan Bojonggenteng, dan Herman (32), warga Kampung Darmaga, Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar. Saat kejadian, keduanya tengah menaiki motor jenis Honda Beat dengan Nomor Polisi F 3097 SP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di sekitar perlintasan tersebut memang tidak ada palang pintu perlintasan KA. Keduanya sempat kaget begitu tahu ada KA lewat. Mereka langsung menghentikan laju kendaraannya namun saat itu posisi motor mereka teralu dekat dengan rel," ujar saksi mata, Bramono (32).
"Sementara KA sudah sangat dekat dan langsung menabrak bagian depan motor yang mereka naiki," tambah Bramono yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.
Tubuh salah satu korban langsung masuk ke dalam kolong gerbong kedua. Akibatnya, KA sempat terhenti selama 15 menit untuk mengevakuasi tubuh korban dari dalam kolong.
"Evakuasi dilakukan petugas KA dan warga di sini. Luka yang paling parah yang bawa motor karena terseret sampai 150 meter. Namun ajaibnya dia selamat meski mengalami luka cukup parah pada bagian belakang kepalanya. Sementara rekannya yang membonceng hanya mengalami luka ringan," lanjut Bram.
Kedua korban kini dalam perawatan tim medis Rumah Sakit Betha Medhika Cicurug.
(vid/vid)










































