"Muktamar tetap kembalikan pada AD ART, yaitu tahun 2015. Sesuai dengan pasal di anggaran RT bahwa PPP melaksanakan muktamar selambat-lambatnya setahun setelah pembentukan pemerintahan baru," terang pria yang akrab disapa Romi ini di Nusantara Polo Club (NPC), Cibinong, Minggu (17/8/2014).
Meski belum mengetahui secara pasti kapan muktamar tersebut nanti digelar, namun dia menargetkan paling lambat Oktober 2015.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Romi menyatakan partainya akan membulatkan terlebih dahulu tekad dan posisi di pemerintahan mendatang. Sebab, tarik-menarik suara yang ingin PPP tetap berada di dalam koalisi pemerintahan dan oposisi dirasa masih sama kuat.
"Yang prinsip, PPP akan menjadi partner penyeimbang menjalankan roda kepemimpinan ke depan. Di dalam atau di luar itu tidak soal," pungkas pria berusia 39 tahun tersebut.
(aws/trq)











































