"Itu aplikasi di Iphone dan Android. Jadi warga bisa melaporkan keadaan sekitarnya," kata Ahok di Kota Tua, Jakarta Barat, Minggu (17/8/2014).
Ahok berada di Kota Tua untuk menghadiri launching TV streaming KPK dan dialog tentang 'Penggunaan Teknologi untuk Kampanye Antikorupsi. Selain Ahok, acara dihadiri Ketua KPK Abraham Samad, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, dan Jubir KPK Johan Budi SP, serta artis Lola Maria.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi nanti laporan itu masuk dan ditandai di web kayak peniti berwarna merah, biru, dan lain-lain. Warna itu menunjukkan kondisi, aman atau tidak, ada masalah atau tidak," papar Ahok.
Ahok menambahkan, penggunaan safety PIN akan dikerjasamakan dengan KPK. Aplikasi ini diharapkan bisa menghemat dana APBD karena alokasi CCTV atau peralatan fisik lainnya otomatis berkurang.
Mantan Bupati Belitung Timur ini menambahkan selama ini kerja sama dengan KPK jalan terus. Dia mengharapkan Jakarta menjadi model. "Ibaratnya, kita menyembelih kepalanya dulu. Ini kan kita punya anggaran RP 72,9 triliun, satu persen aja dikorupsi bisa berapa itu," tutupnya.
(try/rmd)











































