Musda di Meulaboh, 160 Aktivis IMM Diduga Tewas

Musda di Meulaboh, 160 Aktivis IMM Diduga Tewas

- detikNews
Senin, 03 Jan 2005 17:27 WIB
Jakarta - Sedikitnya 160 aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah se-Nangroe Aceh Darussalam (NAD) yang sedang melakukan musyawarah daerah (Musda) di Meulaboh, di duga tewas. Saat terjadi gempa dan gelombang tsunami, para aktivis ini diperkirakan sedang melakukan pemilihan Ketua IMM Aceh, dengan mengambil tempat di sebuah gedung yang terletak 500 meter dari pantai."Informasi yang kami terima terakhir, mereka seluruhnya diduga tewas terkena gelombang tsunami. Namun kami masih mencari kepastiannya dengan mengirim tim dan sukarelawan ke Meulaboh," kata Ketua Umum Ikatam Mahasiswa Muhammadiyah, Ahmad Rofiq saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Senin (3/1/2005).Informasi keberadaan sekitar 160 aktivis yang sedang melakukan Musda sampai saat ini belum ada kepastian. Sulitnya sambungan telepon dan sarana transportasi darat yang putus membuat kesulitan mencari informasi. "SMS yang masuk ke saya pada awalnya memberitahukan bahwa mereka semua tewas. Setelah itu ada yang mengatakan selamat, terus ada yang bilang separo selamat. Secara logika tempat mereka dipinggir pantai, jadi kemungkinan selamat kecil. Dan informasi terakhir yang masuk diduga semuanya tewas," kata Rofiq.Musda IMM ini dibuka pada hari Jumat (24/12/2004) dan berakhir pada Minggu (26/12/2004). Jumlah peserta musda dari seluruh ranting, cabang, daerah, kampus-kampus. "Diundangan tercatat 125 peserta. tetapi yang namanya musda, banyak panitia, dan peserta tak resmi, seperti tim sukses dan penggembira. Saya perkirakan jumlah keseluruhan 160 orang," katanya.Untuk itu, IMM pusat dan IMM Medan segera turun mencari tahu. "Kita sudah berangkatkan 100 orang ke Meulaboh sekaligus menjadi relawan. Mungkin besok akan terus kita tambah," kata Rofiq. (jon/)


Berita Terkait