Semoga Kita Bebas dan Merdeka dari Koruptor

Peringatan HUT ke-69 RI

Semoga Kita Bebas dan Merdeka dari Koruptor

- detikNews
Sabtu, 16 Agu 2014 16:33 WIB
Semoga Kita Bebas dan Merdeka dari Koruptor
Jakarta - Semangat tak kenal menyerah dan berani mati para pahlawan melawan penjajah berbuah kemerdekaan RI. Kini di alam kemerdekaan semangat para pahlawan bisa diwujudkan dengan memerangi koruptor. Momentum perayaan 17 Agutus menjadi tonggak.

"Oleh sebab itu, pemerintah dan rakyat harus bersama deklarasikan perlawanan terhadap para koruptor konstitusional yang sesungguhnya mendelegitimasi pencapaian tujuan kemerdekaan," jelas Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di Jakarta, Sabtu (16/8/2014).

Menurut dia, saat ini tantangan proklamasi yang paling fundamental adalah harkat kemanusiaan, keadilan, dan kesejahteraan rakyat yang belum sepenuhnya diwujudkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Salah satu penyebab utama dari tantangan itu adalah belum ditaklukannya korupsi konstitusi di mana penyelenggara negara mengingkari dan bahkan menyalahhgunakan mandat konstitusi yang seharusnya wujudkan daulat rakyat, hukum dan kemanusian," jelas dia.

Tekad dan upaya yang kuat untuk mewujudkan ketiga kedaulatan itu, lanjut Bambang, harus dilakukan paska Proklamasi di mana Kemerdekaan RI ke-69 harus dijadikan momentum untuk sepenuh-penuhnya.

"Presiden, pemerintahan baru bersama seluruh elemen masyarakat dituntut untuk mewujudkan marwah dan amanat konstitusi secara bersama. Rakyat sudah cukup lama setidaknya 69 tahun menjadi obyek kekuasaan dan diperdayakan oleh kepentingan sempit penguasa yang tidak amanah," urainya.

"Semoga kita bisa bebas dan merdeka dari koruptor," tegas dia.

Indonesia, tambah Bambang, baru bisa disebut merdeka bila telah mampu membebaskan dirinya dari tindak pidana korupsi. "Serta penyelenggara negaranya, baik legislatif, eksekutif, dan yudikatif punya komitmen kuat tidak bersikap dan berperilaku, koruptif, kolusif dan nepotistik," tutupnya.

(ndr/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads