Direktur Utama PT Transjakarta Antonius Kosasih menyatakan pihaknya masih belum berkonsultasi dengan Ahok terkait rencana tersebut.
βSaya baru dengar komentar Pak Ahok di media. Lagipula kewenangan untuk APTB dan BKTB ini ada pada Dinas Perhubungan untuk rute dan trayeknya, kalau kami hanya sebatas kerjasama dan fasilitasi,β kata dia kepada detikcom, Jumat (15/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga meminta pihak operator layanan APTB, BKTB dan juga Kopaja AC bisa mengikuti sistem e-ticketing yang diberlakukan TransJ. Hal ini agar masyarakat pengguna tidak harus membayar dobel ketika naik bus dari halte.
Ada 12 trayek APTB yang saat ini masih aktif beroperasi ke daerah-daerah penyangga Ibukota. Rute tersebut yakni Poris Plawad-Central Park, Ciputat-Kota, Cibinong-Kota, Bogor-RAwamangun, Bekasi-Tanah Abang, Bogor-Blok M, Cileungsi-Blok M, Bogor-Tanah Abang, Bogor-Tanjung Priok, Pulo Gadung-Poris Plawad, Pantai Indah Kapuk-Monas, Kelapa Gading-Kota.
Sebelumnya, Ahok menyatakan akan menghapus layanan APTB tersebut. Namun dia kemudian meralatnya pernyataan tersebut, APTB akan diintegrasikan dengan TransJ.
(ros/mpr)











































