Rel Terendam, Penumpang Tertahan 2 Jam di Stasiun Bojong Gede

Rel Terendam, Penumpang Tertahan 2 Jam di Stasiun Bojong Gede

- detikNews
Sabtu, 16 Agu 2014 01:28 WIB
Rel Terendam, Penumpang Tertahan 2 Jam di Stasiun Bojong Gede
Penumpang Tertumpuk di Stasiun Bojong Gede (Foto: Lana Wijaya/ pasangmata.com)
Jakarta - Hujan lebat dan banjir yang menggenangi rel kereta api antara Bojong Gede-Cilebut, membuat kereta jurusan ke Bogor tak bisa melintas. Akibatnya kereta api hanya bisa beroperasi sampai stasiun Bojong Gede.

Rangkaian kereta commuter line dan para penumpang pun tertahan selama lebih dari dua jam. “Ini masih di stasiun (Bojong Gede), saya sudah dari jam 11,” kata pembaca detikcom, Lana Wijaya, saat dihubungi sekitar pukul 01.00 WIB Sabtu (16/8/2014).

Tak hanya Lana, ratusan penumpang setia kereta commuter juga harus tertumpuk di lokasi tersebut. Namun sebagian yang sudah tak tahan menunggu memutuskan naik angkutan umum lainnya menuju ke Bogor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Tadi ada yang naik angkot juga sampai bergelantungan di pintu angkotnya. Tadi saya udah keluar stasiun mau naik angkot juga, tapi saya enggak dapat,” ujarnya.

Tertahannya kereta membuat KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) membuka loket refund tiket di stasiun Bojong Gede. Penumpang juga disarankan menggunakan transportasi lain sesampai di stasiun Bojong Gede atau Depok.

“Untuk pengguna kereta diharapkan dapat menggunakan transportasi lain sesampainya di stasiun Bojong Gede atau Stasiun Depok,” ujar Humas KCJ Eva Chairunnisa.

“Kita belum tahu juga jalur rel ini dapat dibuka lagi hingga pukul berapa, selain itu jika air sudah surut kami harus melakukan pemeriksaan ulang kembali terhadap kondisi fisik rel,” tambahnya.

Banjir tersebut terjadi karena curah hujan di Bogor yang memang sangat lebat sejak pukul 17.30 WIB, Jumat (15/8/2014). Hujan bahkan tak berhenti turun hingga malam hari. Sebagian wilayah di Bogor dilanda banjir, dan lainnya ada yang longsor.

(ros/mpr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads