"Longsor tadi jam 19.30 WIB. Pas kejadian, pas hujan lebat. Tebing dibelakang ambruk, langsung nimpa kontrakan itu. Tebingnya tinggi, sekitar 20 meter," kata Yana kencring (35), tetangga korban saat ditemui di lokasi, Jumat (15/8/2014).
Menurutnya, longsor maut tersebut terjadi saat di wilayahnya tengah diguyur hujan lebat. Saat itu, Eka Purwati tengah berada di dalam kontrakan bersama 2 anaknya. Sementara sang suami, saat itu tengah bekerja sebagai sopir angkot. "Saya lagi di depan rumah, tiba-tiba ada suara 'bruk'. Saya langsung periksa rumah bu Eka, temboknya sudah ketimbun. Pintunya langsung saya dobrak," kata Yana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pantauan, kondisi rumah kontrakan yang dihuni oleh korban kini sudah hancur. Dinding rumah nampak jebol dan material longsor berupa tanah dan batu, memenuhi sebagian ruangan rumah Eka Purwanti. Sementara di luar rumah, warga sekitar dan Tim SAR masih memadati lokasi.
(mpr/mpr)











































