Ketua DPR Marzuki Alie mengakui pencapaian fungsi legislasi DPR masih sangat rendah. Meski begitu, pihaknya mengaku telah melakukan beberapa terobosan untuk meningkatkan kinerja legislasi.
"Terkait pelaksanaan fungsi legislasi, Dewan menyadari bahwa capaian legislasi masih sangat rendah," ujar Marzuki dalam pidato pengantar Ketua DPR dalam sidang bersama DPD.
Pidato ini dibacakan Wakil Ketua DPR Pramono Anung, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua hari dalam satu pekan, ditetapkan sebagai hari khusus untuk membahas RUU. DPR juga telah bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi untuk membantu penyelesaian penyusunan RUU.
Dalam pidato tersebut disebutkan, banyak kendala yang menyebabkan tidak tercapainya target legislasi. Antara lain belum optimalnya kinerja para anggota DPR dan pemerintah dalam penyusunan dan pembahasan RUU.
"Oleh karena itu, dalam sisa waktu masa bakti DPR RI yang tinggal sebentar lagi, komitmen dan perhatian dewan masih diharapkan dalam penanganan RUU dengan tetap mengutamakan kualitas UU yang dihasilkan," ulasnya.
Untuk itu, sinergi antara pemerintah dan DPR dalam proses legislasi harus lebih ditingkatkan. "Karena RUU yang tidak selesai pembahasannya pada masa DPR RI saat ini tidak dapat dilanjutkan pembahasannya oleh DPR berikutnya," kata Pramono.
(sip/trq)










































