Membersihkan Patung Dirgantara atau biasa dikenal sebagai Patung Pancoran memiliki tingkat kesulitan sendiri. Untuk mencapai kaki patung itu saja sangat sulit karena ketinggiannya mencapai 27 meter, selain itu dibutuhkan keahlian khusus untuk membersihkan patung itu.
"Kita ke atas patung tersebut saja susah, karena tinggi sekali patungnya," kata ahli konservatori pada UP Balai Konservasi Hubertus Sadirin kepada detikcom, Jumat (15/8/2014).
Hubertus mengatakan, pemanjat tebing dilibatkan untuk mencapai kaki Patung Pancoran tersebut. Mereka memasang tangga dengan cara merayap secara berlahan di pondasi patung tersebut. "Kalau orang biasa bisa jatuh mangkanya harus pakai pemanjat tebing," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah itu baru kita berikan jeruk nipis di seluruh permukaan patung tersebut. Jeruk nipis ini berguna untuk membersihkan sisa-sisa oksidasi yang telah mengendap bertahun-tahun di patung tersebut," katanya.
Namun ada kotoran-kotoran di patung itu yang tidak bisa hilang hanya dengan menggunakan jeruk nipis. Kotoran tersebut harus dihilangkan dengan menggunakan bahan kimia. Bahan kimia ini digunakan di lokasi-lokasi tertentu dan tidak digunakan secara menyeluruh di tubuh patung tersebut.
"Kalau ada yang tidak bisa hilang pakai jeruk nipis baru diberi bahan kimia ini," katanya.
Setelah itu baru patung tersebut dibilas menggunakan aquadest. Setelah kering akan diberi bahan kimia untuk melindungi patung. "Bahan kimia ini berfungsi seperti mantel sehingga Patung Pancoran nantinya tidak rusak," katanya.
(nal/try)











































