"Ada pemanjat yang sudah kita latih untuk melakukan pemeliharaan patung di Jakarta," kata ahli konservatori pada UP Balai Konservasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta Hubertus Sadirin kepada detikcom, Juma (15/8/2014).
Hubertus mengatakan, dalam proses pembersihan Patung Pancoran ini ada tujuh orang pemanjat yang dilibatkan. Mereka harus merayap di pondasi/kaki Patung Pancoran untuk memasang tangga. Mereka juga memasang tali-tali di seluruh pondasi patung yang terbuat dari beton setinggi 27 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hubertus mengatakan, para pemanjat ini sudah beberapa kali terlibat dalam proses pembersihan patung-patung di Jakarta. Patung-patung yang pernah dibersihkan antara lain adalah Tugu Selamat Datang (Bundaran HI), Patung Pemuda (Senayan), Tugu Tani (Menteng), Patung Pembebasan Iran Barat (Lapangan Banteng) dan Arjuna Wiwaha (Bundaran Indosat).
Bulan ini dua patung yang dibersihkan adalah Patung Pancoran dan Patung Diponegoro di Monas. Pembersihan dua patung ini menelan biaya sekitar setengah miliar rupiah. Tugu Monas beberapa bulan lalu juga dibersihkan berkat CSR sebuah perusahaan swasta asing.
(nal/nrl)











































