Sosiolog Nilai Masalah Pilpres Ada di Data Kependudukan

Sidang Sengketa Pilpres

Sosiolog Nilai Masalah Pilpres Ada di Data Kependudukan

- detikNews
Jumat, 15 Agu 2014 14:19 WIB
Sosiolog Nilai Masalah Pilpres Ada di Data Kependudukan
Jakarta - Sosiolog A Rasyid Saleh menilai masalah Pilpres 2014 terkait objeknya akan terus berulang. Namun masalah subjeknya juga harus diperhatikan, yaitu data kependudukan.

"Objek serupa akan terulang tapi subject matter yang dipersoalkan itu ada dalam masalah data kependudukan," ujar Rasyid dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2014 di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jumat (15/8/2014).

Caleg dari Partai Gerindra itu menambahkan, pokok yang jadi masalah adalah pegangan data penduduk, data penduduk yang belum sinkron, peristiwa kelahiran, kematian dan‎ migrasi, serta penduduk yang memiliki lebih dari 1 KTP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Oleh karena itu, kerja berat bagi KPU. Proses pendataan penduduk ini menyangkut berapa banyak orang yang dipakai? Berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan?‎" ujar Rasyid.

Menurut pria asal Maros itu, peristiwa khusus seperti pembunuhan atau bencana alam juga bisa mengubah data kependudukan. Sehingga muncul pertanyaan oleh Rasyid, seberapa jauh KPU bisa mempertanggungjawabkan data-data tersebut?

"Ini letak masalah yang harus dibahas betul dalam rangka keputusan. Masalah akhir yang ingin saya kemukakan adalah riwayat kependudukan 60 tahun, baru kita punya UU. Itu juga belum tuntas untuk diterapkan, karena saksi pidana yang belum punya KTP juga ada," ujar Rasyid.

‎Rasyid hadir dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2014 di MK sebagai saksi ahli. Ia datang dihadirkan oleh kubu Prabowo-Hatta. Rasyid sempat diprotes kuasa hukum pihak terkait karena kader Partai Gerindra‎.

(vid/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads