ICW Bentuk Tim Monitoring Bantuan ke Aceh

ICW Bentuk Tim Monitoring Bantuan ke Aceh

- detikNews
Senin, 03 Jan 2005 15:29 WIB
Jakarta - Indonesian Corruption Wacth (ICW) membentuk tim monitoring guna memantau berbagai bantuan yang dikumpulkan masyarakat. Tim akan memonitoring dan mengontrol bantuan yang dikumpulkan di Jakarta dan Medan, serta mengontrol distribusi di Aceh."Kami membentuk tim untuk memonitoring bantuan ke Aceh dan Sumut. Namun tim kami baru bisa mengontrol pengumpulan di Jakarta dan Medan. Selain itu juga melakukan pengontrolan terhadap distribusi bantuan di Aceh."Demikian diungkapkan oleh Wakil Koordinator Indonesian Corruption Wacth (ICW) Lucky Jani kepada detikcom melalui sambungan telepon, Senin (3/01/05). Seperti diketahui, sekarang ini merebak berbagai pengumpulan bantuan untuk korban bencana alam di Aceh dan Sumatera Utara yang dilakukan berbagai lapisan masyarakat. Dari tingkat RT/RW, organisasi kepemudaan, mahasiswa di perempatan jalan, posko-posko di pinggir jalan, ATM-ATM, media massa, LSM, sekolah-sekolah maupun kantor-kantor. Terhadap banyaknya posko pengumpulan bantuan ini, rawan terhadap penyalahgunaan. Oleh karena itu, ICW ikut melakukan pemantauan bantuan dengan membentuk tim monitoring. Hanya, karena jumlah posko pengumpulan bantuan banyak sekali, sehingga tak semua bisa dikontrol."Kami tidak mungkin mengontrol satu persatu posko yang ada di seluruh indonesia, seperti di Jl. S Parman Makasar, perempatan-perempatan di Maluku dan tempat-tempat lainnya," tambah Lucky.Lebih lanjut Lucky mengatakan, tugas tim monitoring ini adalah mengontrol bantuan yang penyalurannya melalui Jakarta khususnya instansi publik dan bantuan dari organisasi lainnya. Monitoring ini difokuskan pada bantuan yang masuk sampai pendistribusiannya ke Aceh dan Sumut.Mengenai kendala yang dihadapai dalam melakukan pengontrolan ini, menurut Lucky, dikarenakan posko-posko khususnya yang beroperasi di perempatan jalan bisa berpindah pindah sehingga tidak memungkinkan kami untuk mengontrol satu persatu, apalagi hal itu mencakup seluruh indonesia yang sangat banyak ditambah situasi yang emergency ini. "Oleh karena itu kami menghimbau pada seluruh masyarakat agar meningkatkan koordinasi di daerah- daerah. Sebaiknya posko-posko kecil digabungkan bantuannya sehingga menjadi posko besar, hal ini sangat membantu sekali dalam monitoring," imbuhnya. Selain itu, menurut Lucky, ICW akan membuat pedoman sistem standart untuk posko- posko besar seperti mekanisme pencatatan, koordinasi dalam pendistribusian dll agar memudahkan dalam pendataan jumlah bantuan. (jon/)


Berita Terkait