Pantauan di lokasi, Jumat (15/7/2014), kendaraan yang menuju gedung MK, dialihkan dan diminta berputar kembali di depan gedung Kemkominfo ke arah Jalan MH. Thamrin atau Jalan Medan Merdeka Selatan. Meski begitu jalur busway masih tetap dibuka.
Sebelumnya Kapolres Jakpus Kombes Pol Hendro Pandowo meminta agar massa tidak menutup jalan. "Ya bagaiamana pun caranya jangan menutup jalan, kalau bisa di gedung atau masjid saja," ujar Hendro di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada 3 shaf jamaah, mulai dari depan gedung Kemenhub sampai depan kantor RRI. Salat Jumat sendiri dipimpin oleh salah satu pendukung Prabowo-Hatta dari Kepuluan Riau dan datang mengenakan gamis dan sorban putih, Ilham.
"Agama mengajarkan jangan sampai memilih seorang pemimpin, jangan memilih pemimpin yang tidak bisa ngurus, kenapa banyak rakyat melarat, karena pemimpin salah urus," ucap Ilham dalam Khutbahnya.
Ilham juga menyebut bahwa sebagai umat muslim yang baik, jamaah diminta untuk cinta kepada Polisi, TNI, dan penegak hukum. "Apa bukti kita cinta polisi, penegak hukum, TNI, yaitu dengan memberikan kesempatan untuk putra-putri bangsa yang terbaik, untuk memimpin Agar bangsa kita tidak di jajah, jauh dari kepentingan asing," papar Ilham.
"Kita perlu pemimpin yang tidak mengadaikan negaranya ke asing," imbuhnya.
Tidak semua pendukung Prabowo-Hatta pria di depan gedung MK menjalani Salat Jumat. Banyak di antara mereka yang duduk-duduk beristirahat di pinggir jalan sambil membeli minuman atau makanan dari para pedagang. Setelah salat Jumat selesai, unjuk rasa kembali dilanjutkan.
(ear/ndr)











































