Seperti Mimpi Rasanya

Keluarga Korban Tsunami:

Seperti Mimpi Rasanya

- detikNews
Senin, 03 Jan 2005 15:16 WIB
Jakarta - Aceh telah luluh lantak. Sudah 95 ribu orang tewas akibat hempasan tsunami dan gempa. Sebuah keajaibanlah bila sebuah keluarga bisa berkumpul kembali setelah musibah itu pergi. "Seperti mimpi rasanya," kata Sutan Erwin Wijaya (33 tahun), salah seorang yang mendapatkan keajaiban itu. Erwin bertemu dengan istri dan anaknya yang selamat dari amukan tsunami di RSAB Harapan Kita, Jakarta. Erwin menuturkan, ia tak berada di antara anak dan istrinya saat amukan tsunami terjadi, Minggu (26/12/2004) lalu. Pas bencana itu datang, Erwin berada di Simeulue. Sedangkan istrinya Farina Arsyad (28 tahun) dan anaknya, Maharani Aulina (2,3 tahun) di kampung Mulia, Banda Aceh. Farina dan Maharani tengah berada di dalam rumah saat tiba-tiba amukan air datang. Ibu dan batitanya itu pun berupaya menyelamatkan diri. Mereka ditemani sepupu Farina segera menghambur keluar dari rumah. "Kami mendengar ada yang teriak air....air....Kami pun lari," cerita Farina yang ditemui di RSAB Harapan Kita, Jl. S Parman, Jakarta, Senin (3/1/2004).Saat menyelamatkan diri itu, Maharani digendong oleh Rosita, sepupu Farina. Di tengah kekalutan itu, ibu muda itu sempat terpisah dari anaknya. Ombak yang sangat besar menggulung Rosita dan Maharani. Setelah amukan tsunami reda, Farina terus mencari anaknya. Untungnya kegigihan Farina berbuah. Maharani berhasil ditemukan dalam kondisi lemah. "Dia sempat tergulung ombak, tapi alhamdulillah dia masih hidup. Saya temukan dia dalam keadaan sadar, tapi kondisinya lemah sekali," tutur Farina yang masih terlihat shock. Sementara Erwin mengaku sudah pasrah begitu tahu kampungnya diamuk tsunami. Terlebih rumahnya hanya jarak 1,5 kilo meter dari pantai Lambaro. Dalam keadaan nyaris tak ada harapan, Erwin tetap berupaya mencari istri dan anaknya. Di tengah kepasrahan itu ternyata keajaiban datang. Tiba di Medan, handphone Erwin yang baterainya sudah lemah berhasil dihidupkan. Sebuah pesan pendek diterima. Isinya, Farina dan Maharani di Jakarta. Erwin pun lantas terbang ke Jakarta untuk mencari istri dan anaknya. Minggu (2/1/2004) kemarin, Erwin bertemu kembali dengan Farina dan Maharani. "Seperti mimpi rasanya, karena saya tadinya sudah pasrah," cetus Erwin.Kini, Maharani masih dirawat intensif di ruang ICU RSAB Harapan Kita. Gadis kecil itu masih tak sadarkan diri. Dia mendapat luka di kening sebelah kiri dan kepala bagian belakang. Selain itu tubuh kecilnya juga makin lemah akibat diare dan radang paru-paru. (iy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads