2.275 Tokoh Teladan Hadiri Pidato Kenegaraan Presiden SBY Terakhir

2.275 Tokoh Teladan Hadiri Pidato Kenegaraan Presiden SBY Terakhir

- detikNews
Jumat, 15 Agu 2014 10:14 WIB
2.275 Tokoh Teladan Hadiri Pidato Kenegaraan Presiden SBY Terakhir
Jakarta - Selain anggota DPR, DPD, Menteri, dan pejabat negara, acara pidato kenegaraan Presiden SBY juga dihadiri oleh para tokoh teladan dari seluruh Indonesia. Ada 2.275 orang tokoh yang telah berada di gedung DPR.

"Saya memperkenalkan sebagian tokoh atau masyarakat teladan dari seluruh Indonesia yang berjumlah 2.275 dan telah berada di gedung DPR," ujar Marzuki di sidang bersama DPR dan DPD di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2014).

Namun karena keterbatasan tempat, hanya 60 orang yang berada di balkon utama Ruang Rapat Paripurna I. Sedangkan tokoh lainnya berada di lobi gedung Nusantara III, IV, dan V.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terdapat 10 klasifikasi tokoh teladan, yaitu klasifikasi teladan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang terdiri dari guru, kepala sekolah, pengawas di masing-masing tingkat SMA, tingkat SMA Luar Biasa, tingkat SMK, tingkat SMK Luar Biasa, tingkat SD, SD Berdedikasi, tingkat SD Pendidikan Khusus, tingkat SMP, dan tingkat TK. Kemudian Tutor Paket C, Arsiparis berprestasi, Unit Pengelola Arsip, peraih medali emas olympiade internasional, siswa berprestasi, peraih UN terbaik dan mahasiswa berprestasi.

Kedua, klasifikasi teladan dan berprestasi dari Kementerian Pertanian, yaitu penyuluh pertanian Pegawai Negeri Sipil (PNS), Penyuluh Pertanian Swadaya, Tenaga Harian Lepas-Tenaga Bantu (THL-TB) Penyuluh Pertanian, petani, Gabungan Kelompok Tani, Unit Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK), Kelembagaan Ekonomi Petani, dan Unit Pengelola Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya.

Ketiga, klasifikasi teladan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, yaitu pembina dan transmigran.

Keempat, klasifikasi berprestasi Badan Pusat Statistik, yaitu koordinator statistik kecamatan.

Kelima, klasifikasi teladan Kementerian Kesehatan, yaitu tenaga medis, tenaga keperawatan, tenaga kesehatan masyarakat, dan tenaga gizi.

Keenam, klasifikasi teladan Kementerian Dalam Negeri, yaitu kepala desa, lurah, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa/Kelurahan, Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa/Kelurahan, camat lokasi Desa/Kelurahan juara, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan lokasi Desa/Kelurahan juara, dan perwakilan Pemerintah Kabupaten lokasi Desa/Kelurahan juara.

Ketujuh, klasifikasi teladan Kementerian Kehutanan, yaitu: penyuluh kehutanan, kelompok tani hutan, Desa/Kelurahan peduli kehutanan, Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) pelaksana Kecil Menanam Dewasa Memanen (KMDM), Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM), Kader Konservasi Alam (KKA) dan Kelompok Pencinta Alam (KPA), Polisi Hutan, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) kehutanan, pengelola hutan lestari Perum Perhutani, Industri Primer Hasil Hutan Prima Wana Mitra, koperasi/Kelompok Tani Mitra dan Wana Mitra, dan kelompok pengelola Daerah Aliran Sungai (DAS) dan perhutanan sosial.

Kedelapan, klasifikasi teladan Kementerian Agama, yaitu peserta keluarga sakinah, dan Kantor Urusan Agama (KUA) percontohan.

Kesembilan, klasifikasi teladan Kementerian Pemuda dan Olahraga, yaitu Program Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Perdesaan.

Kesepuluh, klasifikasi teladan Radio Republik Indonesia, yaitu Reporter RRI Daerah Perbatasan Terbaik.

"Kehadiran masyarakat teladan di tengah-tengah kita merupakan kebanggan dan penghargaan atas dedikasi dan prestasi masing-masing dalam membangun Indonesia," jelas Marzuki.

Selain itu hadir pula Delegasi Senat Meksiko, Yang Mulia Senator Teofilo Torres Corzo. Marzuki menyapa Teofilo dengan bahasa Spanyol.

"Estimados Delegos De Mexico, los invitamos a ponerse de pie, gracias," kata Marzuki.

(sip/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads