Sidang DKPP Terakhir, Agenda Mendengarkan Saksi Ahli

Sidang DKPP Terakhir, Agenda Mendengarkan Saksi Ahli

- detikNews
Jumat, 15 Agu 2014 10:04 WIB
Jakarta - Sidang kode etik memasuki babak akhir. Sidang kelima Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) hari ini beragendakan mendengar keterangan saksi ahli dari pihak Pengadu, Teradu dan Terkait.

Sidang akan digelar di Ruang KH Rosjidi, Kantor Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakpus pukul 14.00 WIB, Jumat (15/8/2014). Tidak seperti sebelumnya, persidangan yang dipimpin oleh Ketua DKPP Jimly Asshiddique kali ini sengaja dimulai lebih siang.

"Sidang akan kita lanjutkan besok pukul 14.00 WIB," ucap mantan Ketua MK ini saat menutup jalannya sidang keempat, semalam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain dikarenakan waktu Salat Jumat, Jimly juga mengatakan agar semua pihak dan para saksi ahli yang akan dihadirkan dapat fokus pada sidang Mahkamah Konstitusi (MK) pagi harinya. Sebagaimana diketahui, hari ini MK juga menjadwalkan dengar keterangan saksi ahli.

Adapun saksi ahli yang akan dihadirkan oleh KPU berjumlah 2 orang. Namun tidak menutup kemungkinan juga bisa bertambah menjadi 3 orang bila dibutuhkan keterangan lebih mendalam.

Meski demikian, KPU enggan membocorkan nama saksi ahlinya.

"Lihat besok. Ada 2 orang, salah satunya Haryono (mantan Anggota Majelis Hakim MK)," ujar Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah kepada detikcom, Kamis (14/8/2014) malam.

Sementara itu, kubu Prabowo-Hatta sebagai salah satu pihak Pengadu berkisar 3 orang. Mereka antara lain pengamat hukum tata negara Margarito Kamis dan seorang Security Research Fahrurozi yang batal memberi kesaksian di persidangan kemarin.

"Kayaknya hampir sama di MK. Mungkin Pak Margarito dan yang melakukan research (Fahrurozi). Nggak banyak, paling banyak 3 orang," kata kuasa hukum Prabowo-Hatta, Mahendradatta.

"Kita lihat dari MK, itu ada 7 orang. Nanti ada beberapa yang kami minta ke sini," pungkasnya.

Belum diketahui siapa saksi ahli yang akan dihadirkan oleh Tim 2 (Jokowi-JK). Diperkirakan sidang terakhir ini akan berlangsung hingga larut malam.

(aws/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads