Sebenarnya, soal narkoba di kampus bukan cerita asing. Anda yang pernah menjadi mahasiswa pasti tahu soal ini. Kalau mau jujur, bukan hanya Unas saja sebenarnya yang dicap soal urusan narkoba ini. Ada kampus-kampus lain di kota besar yang memiliki gejala serupa, tapi apa mereka berani seperti Unas?
"Keluhan masyarakat banyak tindak perilaku mahasiswa yang kurang etis dan baik atau bahasa kasarnya premanisme, dari semua laporan dan aduan, pemicu utamanya adalah penggunanaan narkoba. Kami sudah mendengar tapi dalam 5 tahun ini makin meningkat," ungkap Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Akademik Iskandar Fitri, Kamis (14/8).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjadi tantangan bagi kampus lain membuka diri bagi penegak hukum. Dan sudah menjadi rahasia umum kalau kampus sulit dimasuki kepolisian walau untuk urusan pemberantasan narkoba. Karenanya langkah Unas yang tak populer ini patut dijadikan contoh bagi kampus lain.
Jangan sampai, semakin lama masyarakat akan semakin memberi cap pada kampus yang permisif pada penggunaan narkoba. Pemberantasan narkoba harus dimulai sejak dini, dan kita tak ingin para mahasiswa calon pemimpin bangsa ini rusak karena narkoba. Bagaimana kalau mereka nanti menjadi pejabat dan masih terpengaruh narkoba? Syukur-syukur bisa tobat, bagaimana kalau tidak?
Bagaimana pendapat Anda soal pemberantasan narkoba di kampus-kampus? Kirimkan pendapat dan saran Anda ke redaksi@detik.com
(fjp/ndr)











































