Malaysia Izinkan Bandaranya Dipakai untuk Operasi Aceh
Senin, 03 Jan 2005 13:49 WIB
Jakarta -
Malaysia mengizinkan wilayah udara dan dua bandaranya digunakan untuk operasi kemanusiaan korban tsunami di Aceh. Demikian dilansir The Star, Senin (3/1/2005).Kantor Perdana Menteri Malaysia (Wisma Putra) menyatakan bahwa World Food Programme (WFP) PBB meminta izin menggunakan Bandara Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah di Subang sebagai basis untuk mengirimkan bantuan ke Aceh. Pemerintahan Malaysia pun mengizinkannya.Dikatakannya juga, AS juga telah meminta izin menggunakan wilayah udara Malaysia dan Bandara Internasional Langkawi untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Serambi Mekkah.Sebelumnya, Wisma Putra menyatakan bahwa Malaysia telah mengirimkan pesawat CN235 dan helikopter nuri ke Medan sesuai permintaan Indonesia. "Sebanyak 40 personel Angkatan Udara Kerajaan Malaysia telah diterjunkan untuk membantu antara Medan dan Aceh," tulis Wisma Putra. Bantuan Malaysia telah dikirimkan pada 28 dan 29 Desember silam.Malaysia juga menjadi korban tsunami. Sebanyak 68 warganya turut tewas. Negeri makmur ini juga mendapat bantuan dari banyak negara karena musibah ini. Namun tampaknya negeri jiran ini sadar bahwa Indonesia lebih membutuhkannya. Karena itulah mereka segera turun tangan.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































