Direktur Eksektutif DVI Polri Kombes Anton Castilani mengatakan, 2 jenazah WNI yang berhasil diidentifikasi itu kondisinya hampir utuh. Keduanya merupakan orang dewasa.
"Untuk identitasnya kami mohon maaf, permintaan keluarga untuk tidak menyebutkan nama. Saya mohon pengertian. Ini akan mengusik keluarga," kata Anton di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (14/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam data antemortem kita temukan seorang WNI. Dari situ kita cek data gigi geliginya kebetulan lengkap, dan kita cocokkan dengan jenazah ternyata cocok. Ini bisa tentukan sebagai yang bersangkutan," jelas Anton.
"Kemudian seorang perempuan itu bisa kita identifikasi berdasarkan sidik jari. Sidik jari sifatnya primer dan sangat menentukan," sambung Anton.
Ditambahkan Anton, dari 12 WNI yang jadi korban, ada seorang balita yang berkewarganegaraan ganda. "Itu masih dalam pembicaraan dengan pihak keluarga apakah ini nantinya dimasukkan ke mana," ujar Anton.
Berikut adalah nama-nama WNI yang terdapat dalam manifes pesawat MH17:
1. Hadiono Gunawan - Laki-laki
2. Yuli Hastini - Perempuan
3. Hendry - Laki-laki
4. Clarice Yelena Huizen - Perempuan (Bayi)
5. Vickiline Kurniati Kardia - Perempuan
6. Gerda Leliana Lahenda - Perempuan
7. Jane M Adi Soetjipto - Perempuan
8. Wayan Sujana - Laki-laki
9. Supartini - Perempuan
10. Yodricunda Theistiasih - Perempuan
11. Ketut Wiartini - Perempuan
12. Ninik Yuriani - Perempuan










































