Listrik di Meulaboh Baru 15 Persen Nyala

Listrik di Meulaboh Baru 15 Persen Nyala

- detikNews
Senin, 03 Jan 2005 13:16 WIB
Jakarta - Kota Meulaboh, Aceh Barat sampai hari ini masih kesulitan mendapatkan aliran listrik. Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang berada di Meulaboh berkekuatan 8,5 MW tak mengalami kerusakan parah. Namun PLTD tersebut tertimbun lumpur sehingga harus bersihkan.Justru kerusakan terparah pada jaringannya. Sekitar 80 persen tiang lsitrik di ibukota Aceh Barat ini tumbang. Sehingga memerlukan waktu cukup lama untuk mengembalikan ke posisi normal. Untuk memperbaiki jaringan listrik, PLN telah mengerahkan 163 pegawainya. Sekarang ini telah dikirim satu unit genset 4 KW yang bisa digunakan untuk menyelakan tempat-tempat tertantu yang dianggap penting. Seperti rumah sakit, kantor bupati, Polres, Kodim dan masjid.Demikian diungkapkan Humas Posko PLN Peduli Bencana Nandi Ramadireksa saat ditemui detikcom di kantornya, Jalan Trunojoyo, Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin (3/1/2005).Nandi mengungkapkan PLN mengalmi kerugian sebesar Rp 600 miliar pada hari pertama bencana. Sampai saat ini berbagai langkah telah ditempuh untuk mengembalikan ke posisi semula. Hanya untuk beberapa wilayah mengalami kesulitan dalam komunikasi, seperti di Pulau Sabang belum diketahui nasibnya.Sementara kota-kota yang mengalami rusak parah adalah Kota Talang, Kaudebing dan Lamong yang mati total. Sedangkan untuk Banda Aceh, 17 saluran distribusi dari 40 saluran distribusi sudah beroperasi 55 persen, Lhokseumawe sudah beroperasi 95 persen, Takengon terumata daerah simpang Tritis sepanjang 4 km 100 tiang roboh, jaringan putus dan sekarang dalam perbaitan, sedangkan PLTD Cut Reng aman.Di kota Lansgsa 100 persen listrik nyala, Siglie 80 persen nyala, Bireun Nias dan Sulus Salam tak ada kerusakan. Lebih lanjut, Nandi menjelaskan, pelanggan PLN di Banda Aceh sebanyak 624.353 . Diperkirakan pelanggan PLN akan berkurang 50 persen karena gedung banyak yang runtuh, jaringan gak masuk, padahal sudah mulai nyala 100 persen.Indonesia Power sebagai anak perusahaan PLN menyumbangkan 100 unit genset 2 KW dikirim melalui departemen sosial. Kendala utama di Meulaboh adalah hujan terus dan angin kencang, jadi tim yang bekerja tak bisa maksimal. Korban meninggal dan hilang dari PLN 742 orang. (jon/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads