Kasus pembunuhan Sheila von Wiese Mack di Hotel St Regis Bali menyedot perhatian dunia. Bukan karena terjadi di hotel mewah, namun mereka yang diduga terlibat dalam aksi keji itu adalah anaknya sendiri dan pacarnya. Fakta baru pun banyak diungkap. Apa saja?
Kasus ini bermula saat ditemukannya koper berisi mayat Sheila di taksi bernopol DK 221 IB pada pukul 12.00 Wita, Selasa (12/8). Taksi itu ada di depan lobi Hotel St Regis karena dipesan oleh anak korban, bernama Heather (19). Koper itu berisi mayat yang sudah terkulai dan dibungkus dengan seprei hotel.
Setelah menyimpan koper di dalam taksi, Heather bersama pacarnya, Tommy Schaefer (21), kemudian masuk kembali ke hotel dan berpura-pura hendak memanggil ibunya. Setelah ditunggu sejam lebih, petugas keamanan hotel pun curiga dengan koper tersebut, lalu melapor ke polisi. Apalagi Heather dan pacarnya ternyata juga telah kabur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah media asing ramai-ramai memberitakan kasus ini. Mulai dari media di Amerika Serikat hingga Inggris tertarik untuk mengangkat cerita ini sebagai headline masing-masing. Ada yang mengulik kehidupan mereka di negeri Paman Sam, sebagian menyelidiki lewat media sosial
Apa saja fakta tersebut? Bagaimana foto korban dan para pelaku? Berikut ulasannya:
Sheila sang Korban Istri Komposer
|
Sheila (Sun-Times Library)
|
Wanita berusia 62 tahun itu lahir di Minnesota, Amerika Serikat, dan menimba ilmu dalam bidang politik di Simmons College, Boston. Dia pernah bekerja bersama senator Ted Kennedy.
Suami Sheila, Mack, dikenal sebagai komposer yang terkenal dan memproduksi banyak karya untuk artis terkenal seperti Nancy Wilson, Jerry Butler dan Tyrone.
Ada kabar, hubungan Sheila dan anaknya Heather belakangan ini memang tidak akur.Β
Heather Monster Kecil
|
AFP/Getty Images
|
NBC melaporkan, hubungan Sheila dan Heather memang tidak akur. Pemicunya diduga karena sang anak sulit diatur. Heather sudah dikeluarkan dari kampus karena masalah akademik. Pertengkaran pun kerap terjadi, bahkan sampai harus didamaikan polisi hingga 86 kali dalam kurun waktu 10 tahun.
Sebelum liburan ke Bali, Heather sempat kabur dari rumah dan tinggal di hotel. Namun rupanya Sheila ingin memperbaiki hubungan dengan anaknya dengan cara mengajak liburan ke Bali selama 10 hari. Sayangnya, liburan itu berakhir tragis.
"Dia masih punya harapan kepada Heather," kata rekan Sheila, Bacharch.
"Setidaknya empat sampai lima kali kami meminta Sheila untuk mengusirnya. Remaja itu bergaul dengan orang-orang salah. Namun Sheila selalu menerimanya kembali. Heather bisa berubah jadi anak yang manis, namun juga jadi monster kecil tak lama kemudian," sambungnya.
Pacar Heather Seorang Kriminal
|
AFP/Getty Images
|
Menurut NBC, Tommy pernah masuk dalam daftar buronan pada bulan Februari 2013 karena dia tak muncul dalam persidangan kasus kepemilikan ganja di Indiana.
Chicago Sun-Times melaporkan, tiga pekan sebelumnya, pasangan itu menggunakan kartu kredit milik Sheila tanpa izin untuk berpesta di hotel. Tommy lalu ditangkap karena perilaku yang tidak sopan dalam pesta tersebut.
Mengaku Disekap Geng Bersenjata
|
Instagram
|
Namun pihak polisi tidak menemukan fakta yang mendukung cerita tersebut. Di kamera CCTV Hotel St Regis tak ada peristiwa yang mengarah ke sana.
Bahkan kepada detikcom sebelumnya, polisi menyebut koper berisi mayat Sheila dibawa langsung oleh pasangan tersebut ke lobi hotel.
Status Mencurigakan Tommy dan Heather
|
Daily Mail
|
"Leaving Aug 4th for Indonesia might not come back, (Pergi ke Indonesia tanggal 4 Agustus kemungkinan tak akan kembali), " tulisnya di Instagram.
Di akun itu, Tommy memajang fotonya dengan Heather. Mereka berpelukan di pantai. Heather mengenakan bikini, sementara Tommy berkaos dan bercelana pendek.
"I like her this much," demikian tulis Tommy.
Sementara Heather memposting foto dan status di Instagramnya yang menunjukkan ketidakharmonisan hubungannya dengan sang ibu, sebagai berikut:
'I refuse to let someone say what i can do, gettin money my attitude you know what it do #bali'











































