Pemprov DKI Putuskan Hari Sekolah di Jakarta Tetap Senin-Jumat

Pemprov DKI Putuskan Hari Sekolah di Jakarta Tetap Senin-Jumat

- detikNews
Kamis, 14 Agu 2014 15:57 WIB
Pemprov DKI Putuskan Hari Sekolah di Jakarta Tetap Senin-Jumat
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta akhir memutuskan hari masuk sekolah di Jakarta tetap lima hari yakni Senin-Jumat. Keputusan itu diambil Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama setelah mendengar pemaparan dari Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta. Keputusan ini sekaligus membatalkan wacana sebelumnya untuk memberlakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah selama enam hari yakni Senin hingga Sabtu.

"Dari jabaran Disdik, dan kita lihat manfaat dan mudaratnya serta dilihat dari pendapat banyak warga, terpaksa hari masuk sekolah tetap Senin-Jumat. Hari Sabtu tetap libur supaya anak sekolah punya waktu libur,” kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2014).

Ahok mengakui keputusan itu membuat beberapa sekolah akan kelabakan. Pasalnya dengan materi kurikulum 2013 yang disebut-sebut lebih banyak, maka jam belajar akan lebih panjang. Akibatnya gedung sekolah yang dipakai dua sekolah (pagi dan sore), yang paling banyak sekolah swasta, akan kelabakan menyusun jam pelajaran agar siswa tidak pulang terlalu larut khususnya yang masuk shift sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Risikonya memang gedung yang dipakai dua sekolah akan jadi kelabakan. Kita suruh untuk nambah gedungnya, juga dia tidak mampu. Caranya gimana? Ya bagi yayasan sekolah swasta yang tidak mampu, kami tawarkan sekolahnya jual saja kepada kami, biar kami yang beli tanah yang luas dan bangun gedung-gedung sekolah,” ujarnya.

Lebih lanjut Ahok juga meminta guru-guru lebih mengawasi anak didiknya, terutama yang masuk pada jam sore. Begitu juga untuk soal keamanan terutama bagi murid perempuan saat harus pulang malam.

"Kalau sampai malam saya minta gurunya perhatikan muridnya, takutnya tidak makan. Terus anak-anak khususnya perempuan, bagaimana keamanannya saat pulang sekolah. Makanya kami dorong mereka pakai safety pin, kalau dia punya HP android atau apa,” ujarnya.

Kebijakan tersebut akan langsung diterapkan pada hari ini juga dan akan diedarkan lewat pemberitahuan pada seluruh sekolah di DKI.

(ros/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads