Pembunuhan sadis bayi oleh ibunya, Retno (22), direka ulang. Ari-ari bayi yang baru dilahirkan dipotong sendiri oleh Retno. Setelah dibunuh, sang bayi dibuang ke sungai.
Kedatangan Retno di rumahnya, Cibeubeur, Manonjaya, Tasikmalaya, Kamis (14/8/2014) siang, disambut isak tangis kerabat dan tetangga. Tidak ada yang menyangka bahwa Retno tega membunuh dan membuang darah dagingnya sendiri.
Di hadapan polisi dan ratusan warga, Retno memperagakan saat ia melahirkan di rumah. Ia memotong ari-ari bayinya dengan sembilu, kemudian mencekik sang bayi, dan membuangnya ke sungai. Aksi itu dilakukan karena pacar Retno enggan bertanggung jawab.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama hamil, Retno cukup rapi berpenampilan. Ia menutupi perut buncitnya agar tetangga yang tidak tahu.
"Pacar saya tidak bertanggung jawab. (Bayi) Sudah 3 kali digugurkan, tapi tidak berhasil," kata Retno.
Retno melahirkan di rumahnya, Rabu (13/8) kemarin. Aksi sadisnya membuang jasad bayi diketahui orang lain. Dari situlah, polisi menangkap Retno. Perempuan yang berprofesi sebagai pelayan warung ini terancam hukuman 9 tahun.
(try/try)











































