RI dan Negara Sahabat Akan Kembangkan Early Warning System

RI dan Negara Sahabat Akan Kembangkan Early Warning System

- detikNews
Senin, 03 Jan 2005 12:21 WIB
Jakarta - Pemerintah akan bekerjasama dengan negara-negara sahabat untuk mengembangkan early warning system terhadap bencana alam, seperti datangnya gempa bumi dan gelombang tsunami, seperti yang baru-baru ini terjadi di Aceh dan sebagian wilayah Sumatera Utara.Diharapkan dengan adanya kerjasama tersebut pemerintah bisa melakukan tindak pencegahan lebih awal terhadap bencana-bencana yang akan datang, walaupun bencana alam sulit diprediksi."Kami sedang mengembangkan dan bekerjasama dengan negara sahabat untuk sebuah early warning system terhadap bencana alam, termasuk gelombang tsunami," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai membuka perdagangan saham di Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jl. Jend. Sudirman, Jakarta, Senin, (3/1/2005). SBY juga menjelaskan, hari ini pihaknya akan memanggil BPPT, BMG dan organisasi-organisasi terkait lainnya untuk membicarakan bagaimana menghadapi masa depan, karena secara geografis Indonesia memang rawan gempa dan bencana alam."Ini nantinya sangat diperlukan karena bisa mencegah korban yang lebih besar dan bisa menjadi deteksi dini bagaimana kita menghadapinya," kata dia.Pada kesempatan itu, SBY mengucapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat dan dunia internasional yang telah membantu penanganan Aceh pasca gempa dan tsunami meski di beberapa tempat masih sulit untuk diatasi, seperti Meulaboh.Dia juga mengatakan, berbagai bencana alam tidak akan menjadi ancaman bagi perekonomian Indonesia karena pemerintah telah memiliki program yang jelas untuk ekonomi lima tahun ke depan. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads