"Itu tadi saya bilang Pak Nazar kalau panggil kita rapat pimpinan kantor, leader-leader, dia selalu mengatakan kita ini susah cari proyek. Justru kita bersyukur dapat proyek ada yang bantu kita siapa lagi kalau bukan Anas," ujar Rosa menuturkan pernyataan Nazaruddin dalam sidang lanjutan Anas di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (13/8/2014).
Rosa juga mengaku pernah dilarang Nazar menyebut Anas ketika berupaya mendapatkan proyek-proyek. "Jadi kita yang sering keluar, memang dikatakan kalau mau melobi jangan sesekali sebut nama Pak Anas, dibilang begitu," sebutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Rosa, Anas kadang mampir ke kantor yang dipimpin Nazaruddin di bilangan Tebet, Jaksel utamanya di hari Jumat dan Sabtu. "Kalau sering tidak, tapi sesekali kadang," sebutnya.
(fdn/aan)











































