Seperti ketika pimpinan majelis sidang Jimly Asshiddique yang mengkonfirmasi jumlah saksi yang akan dihadirkan kepada tim kuasa hukum Prabowo-Hatta, Mahendradatta. Hal itu terjadi saat sidang DKPP di kantor Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2014).
"Kita akan mendaftar calon-calon saksi, ini dari tim 1 ada berapa saksi? 5 saksi?" tanya Jimly kepada Mahendra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah tidak apa-apa nggak usah diketik. Lah Pak Mahendra tidak bisa mengetik?," kata Jimly.
"Kalau saya tidak bisa ngetik yang mulia. Sukanya nyuruh orang aja," jawab Mahendra.
Jimly pun bercanda dengan menyebut Mahendra sebagai pengacara abad ke 19. Mantan Ketua MK itu juga kembali mencandai Mahendra agar tulisan tangannya bagus dan bisa dibaca.
"Ini pengacara abad 19 ini. Ini bercanda saja. Tulisan bagus ya, jangan tulisan dokter, SH lebih bagus kan ya," kata Jimly yang disambut tawa kecil dari hadirin.
(dha/ndr)











































