Kepergian Oka Wira Satya (15) pelajar kelas 1 SMK Adi Luhur meninggalkan duka mendalam. Pelajar yang tewas akibat sabetan celurit dalam perkelahian pelajar dimakamkan di TPU Kebon Pala, Makasar, Rabu (13/8).
Pantauan kepergian Oka diantar puluhan keluarga kerabat teman sekolahnya. Tak henti-hentinya Heni (39) ibu almarhum mengeluarkan air matanya. Kepergian pelajar SMK ini meninggalkan duka mendalam.
"Oka kenapa, kamu," ujar Heni di pemakaman, Kamis (14/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang teman SMP Almarhum Eka Tamara Putri (15) mengatakan semasa hidup korban sering dikenal bercanda. Ia pun memiliki pergaulan yang luas.
"Kalau dulu dia dikenal baik, suka ngelucu. Tapi kalau untuk cerita tentang dirinya dia dikenal pendiam," tutur Eka teman SMP Oka di Budi Warman.
Ia sendiri sudah lama tidak bertemu dengan almarhum. Namun kenangan semasa sekolah dulu tak dapat dilupakan.
"Merasa kehilangan banget," tutupnya.
(edo/ndr)











































