Pengakuan Ahok itu dia sampaikan saat jadi narasumber dalam Kuliah Umum Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2014). Menurutnya banyak masalah terkait pengadaan karena banyak persoalan dalam Kepmen.
"Saya sudah laporkan ke Pak Jokowi nggak perlu bikin UU baru, masa mau bikin PERPU nanti malah ribut. Cukup bapak panggilkan saja Menteri-menteri, LKPP, UKP 4 terkait pengadaan barang. Beliau setuju tapi nggak tahu juga kalau beliau pilih Mensesnegnya yang ngaco bisa susah saya ketemu ini," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok khawatir jika menteri yang dipilih Jokowi tak dikenal baik, bisa jadi dia akan berselisih paham. Apalagi jika jadi presiden Jokowi tak akan sesering sekarang memegang handphone pribadinya.
"Nanti bapak kira saya sombong. Saya kan udah gak bs menyelonong-nyelonong masuk ke kamar bapak lagi kalau sudah jadi presiden. Kecuali bapak pegang BB, gua bisa 'ping ping ping, gua di depan nih'. 'Ping ping ping, ketemuan di mana nih, kamu lagi di mana, makan di mana, lagi kosong gak?'," canda Ahok.
(ros/ndr)











































