"Korban tewas akibat sabetan celurit dibagian belakang kepala dan punggung," ujar Kapolsek Makasar, Kompol Sutarjo saat dihubungi, Rabu (13/8/2014).
Sutarjo mengaku sempat kecolongan dari peristiwa perkelahian pelajar itu. Pasalnya dirinya mendapati informasi korban ketika sudah dievakuasi ke rumah sakit.
"Kita juga tahunya begitu korban tewas di rumah sakit, ternyata ada perkelahian pelajar di perbatasan Makasar dengan Ciracas," ujarnya.
Ia mengatakan selain Oka. Pihaknya mendapat informasi ada korban luka-luka akibat peristiwa tersebut.
"Korban ada dua, satu tewas bernama Oka, satu lagi luka-luka akibat sabetan celurit di kepala dan punggung diketahui korban bernama Muhammad Fadli pelajar kelas 1 SMK Adi Luhur, korban berhasil mendapat pertolongan dan selamat," ungkapnya.
(edo/fiq)










































