Timika Mencekam, Warga Waspada dan Pilih Sembunyi di Rumah

Timika Mencekam, Warga Waspada dan Pilih Sembunyi di Rumah

- detikNews
Rabu, 13 Agu 2014 18:15 WIB
Jakarta - Timika, Papua kembali mencekam pasca tewasnya 5 warga yang dipanah di jalanan kota, Selasa (12/8) dini hari. Warga waspada dan memilih untuk bersembunyi di dalam rumah masing-masing.

"Jalanan lengang dan warga berjaga-jaga di rumah mereka," kata salah satu warga yang tidak ingin disebut namanya dan tinggal di daerah Pongki Baru Timika ini, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (13/8/2014) sore.

Dia menceritakan pasca tewasnya lima orang tersebut, siang harinya Rabu sekitar pukul 11.00 WIT kondisi Timika sepi. Jalan-jalan kota tampak lengang dan warga takut keluar rumah. "Warga bersembunyi di rumah dan mengungsi ke Lanud Pongki," ucapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun tiba-tiba sekitar pukul 15.00 WIT, ratusan orang berkumpul dan turun ke jalan dengan membawa senjata tajam Mereka berasal dari warga pendatang yang mencoba berjaga-jaga agar warga pribumi tidak membabi buta melakukan serangan.

Namun upaya ini malah menimbulkan konflik dan kondisi semakin mencekam. Polisi dan TNI langsung menghalau massa dengan menggunakan Baracuda.

"Sempat ada tembakan peringatan untuk membubarkan massa," katanya.

Warga pun bubar dan kembali ke rumah masing-masing. Hingga pukul 19.00 WIT kondisi di Timika, Papua masih lengang dan sepi. Warga tidak berani keluar rumah.

Kasus ini bermula dari penemuan mayat kepala suku Dani bernama Waker di dekat sebuah jembatan. Tak diketahui siapa yang membunuhnya, tapi menurut polisi siapa yang melintas di dekat lokasi penemuan mayat dipanah.

Menyusul hal ini, 5 orang ditemukan tewas dipanah di dekat jalanan kota. "Dari situlah terjadinya perang besar-besaran kayak gini," ucap pria yang sudah lima tahun tinggal di Timika itu.

(slm/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads