Mantan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Syahrul Raja Sempurnajaya pernah meminta uang tambahan saat hendak berangkat dinas ke Australia. Duit yang diminta sebesar 5 ribu Australian Dollar (AUD).
"Pak Syahrul bilang Alfonso, kita mau ke Australia, coba cari dulu uang tambahan," kata bekas Kepala Biro Hukum Bappebti, Alfons Samosir, bersaksi untuk Syahrul di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (13/8/2014).
Alfons langsung mengontak Direktur PT Millenium Penata Futures (MPF) Runy Syamora. Permintaan duit tambahan ini untuk perjalanan dinas Konferensi Perdagangan di Australia. "Saya minta 5 ribu (AUD)," sebutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Duit dari PT MPF diserahkan ke Alfons yang langsung dibawa ke ruang kerja Syahrul pada 14 Maret 2014. "Pak Syahrul mengatakan maaf Pak Alfons saya diminta Pak Menteri tidak boleh pergi. Pak Syahrul bilang pakai saja uang itu," sambung Alfons.
Uang yang tak jadi digunakan Syahrul untuk tambahan perjalanan ke Aussie ini akhirnya digunakan Alfons. "Saya sudah kembalikan ke KPK," aku Alfons.
(fdn/ndr)










































