"Kepada masyarakat, hati-hati pada orang asing yeng tidak dikenal yang mencoba menanyakan sesuatu atau alamat rumah kepada penghuni," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (13/8/2014).
Rikwanto juga mengimbau kepada masyarakat, untuk memastikan betul siapa tamu yang datang itu. Bila tidak kenal, jangan terburu-buru membukakan pintu untuk tamu tak dikenal tersebut.
"Jangan langsung buka pintu, sehingga akan membukakan akses bagi para pelaku," imbuhnya.
Kemudian, warga juga diminta untuk meninggalkan pesan kepada pembantu atau anggota keluarga lain yang tinggal di rumah, bila akan ada seseorang yang bertamu.
"Dipastikan dulu ke penghuni lain, ada janji atau tidak. Kalau tidak ada janji yang mau datang ke rumah, jangan ditanggapi, paling tidak jangan cepat buka pagar," lanjutnya.
Aksi perampokan terjadi di kawasan Depok dan Jakarta Selatan dalam satu hari, pada Selasa (12/8) kemarin. Di dua lokasi itu, para pelaku yang menggunakan mobil melakukan aksinya dengan modus berpura-pura menanyakan alamat rumah.
Di Pondok Indah, Jaksel, kawanan perampok membawa kabur brankas berisi perhiasan emas dan uang dollar US senilai Rp 500 juta. Sementara di Sawangan, Depok, para pelaku juga mengambil brankas milik korban yang berisi perhiasan emas seberat 50 gram, 1 buah BPKB mobil, dan 4 buah sertifikat tanah, serja sejumlah telepon genggam dan komputer jinjing merek Apple.
(mei/rmd)











































