"Ini tandanya ada demokrasi dalam koalisi. Sama sekali tidak haram memberikan usul, diberitakan retak atau berkhianat pasti karena salah tangkap. Kami di Koalisi tertawa dan berita retak itu gak benar adanya," kata Wakil Sekjen DPP PKB Faisol Reza melalui pesan singkatnya kepada detikcom, Rabu (13/8/2014).
PKB, lanjut Faisol, sejak awal mendukung Jokowi-JK tanpa syarat, sebagaimana sudah menjadi kesepakatan. PKB memiliki banyak kesamaan pandangan tentang masalah mendasar dan masa depan bangsa dengan Jokowi-JK, juga bagaimana menanganinya, sehingga ini menjadi dasar kenapa PKB mendukung pasangan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja menurut Faisol, PKB tidak ingin menjadi partai pendukung yang bersikap pasif, dan ingin aktif memberikan masukan termasuk diskusi rangkap jabatan. "Ada yang setuju ada yang tidak setuju. Namun semuanya kembali pada hak prerogatif Presiden, masukan mana yang mau diambil. Ini bukan soal jabatan," tegasnya.
Faisol menyatakan, masalah rangkap jabatan justru bisa semakin mengefektifkan koalisi yang memang sudah ramping. "Keputusan politik bisa diambil lebih cepat dan dijalankan juga dengan cepat. Partai politik bisa mengawalnya. Kalau khawatir ada penyimpangan, mari kita perkuat pengawasan. Kalau perlu buat lembaga khusus untuk itu," pungkasnya.
(zal/trq)










































