“Rapimnas adalah forum yang tepat untuk melakukan evaluasi dan mengambil keputusan terkait hasil Pilpres,” kata Rusli kepada detikcom, Rabu (13/8/2014).
Menurut dia, Rapimnas bisa dijadikan ajang pemersatu kader Golkar yang berpolemik soal pelaksanaan Munas. Dengan digelarnya Rapimnas, dia berharap ancaman pemecatan yang sempat mampir ke Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono tak terjadi lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para kader di daerah, menurut Rusli, tidak pernah mendesak digelarnya Munaslub dan masih percaya dengan kepemimpinan Aburizal Bakrie (Ical). “Saya percaya Ketua Umum Partai Golkar dan para pengurus DPP mampu menyelesaikan perbedaan-perbedaan pendapat dalam tubuh organisasi, secara bijaksana dalam kerangka keutuhan partai,” tuturnya.
"Saya yakin, paska Pilpres ini, ARB juga akan menunjukkan kemampuannya untuk menyelesaikan masalah dengan bijak, aspiratif dan prosedural,” pungkasnya.
(trq/try)
