Jimly memimpin sidang atas perkara di KPU Dogyai yang menunjukkan suara 0 bagi pasangan Pilpres 2014 nomor urut 1, Prabowo-Hatta. Sidang berlangsung di Kantor Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakarta, Rabu (13/8/2014).
Usai melancarkan pemaparan hampir 10 menit, termasuk menginstruksikan pemutaran video pelaksanaan Pilpres di Kabupaten Dogyai Papua, akhirnya Jimly bertanya kepada orang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebastian yang berkemeja merah garis-garis ini mengaku sudah bekerja sebagai staf non PNS di KPU setempat sejak Pilkada 2009. Jimly yang semakin penasaran bertanya lebih dalam.
"Anda aktif di kegiatan politik?"
"Enggak, Pak. Saya lulusan Fisipol Uncen. Jadi soal politik secara teoritis sedikit-sedikit sudah tahu," jawab Sebastian dengan logat Papua.
Jimly heran bagaimana bisa seorang seperti Sebastian yang juga bukan staf PNS KPU bisa lebih aktif berbicara daripada komisioner KPU Dogyai sendiri.
"Lebih aktif dari Ketua KPU ini," ucap Jimly yang memancing senyum heran para penyimak persidangan.
Kuasa Hukum Tim Prabowo-Hatta Mahendradatta langsung masuk menginterupsi pembicaraan. Dirinya mengungkapkan kekhawatirannya atas kehadiran wartawan yang bersaksi mewakili KPU ini.
"Ini kita bukan menanyai penyelenggara Pemilu, tapi staf, bisa-bisa nanti akan banyak staf yang masuk," ucapnya.
Lantas Jimly mencegah Mahendra berbicara lebih panjang dengan mencoba menghentikan Sebastian. Lantas, usai ditegur Jimly dengan elegan, Sebastian mundur dari kursi barisan paling depan dan posisinya diganti komisioner KPU Dogyai.
"Anggotanya (KPU Dogyai) saja ya yang maju. Kalau Staf terlalu aktif ini repot jadinya. Kita harus menempatkan diri pada posisi yang benar. Kalau staf kan tugasnya melayani pimpinan. Kalau sudah substantif tugas pokok maka komisionernya (yang maju memberikan keterangan dalam sidang)," tutur Jimly.
KPU Dogyai menjelaskan, pelaksanaan Pilpres 2014 dilaksanakan sesuai mekanisme yang semestinya. Semua saksi para calon di Pilpres 2014 dan saksi lain tidak ada yang keberatan. Meski begitu, hasil rekapitulasi suara memang menunjukkan angka 0 untuk pasangan nomor urut 1.
(dnu/rmd)











































