Kasus pembunuhan terhadap Sheila Von Weise Mack di Hotel St Regis, Nusa Dua, Bali, membuat heboh karena diduga dilakukan oleh anak gadis dan kekasihnya. Setelah dihabisi, korban lalu dimasukkan ke dalam koper yang sempit. Ini penampakan koper itu.
Dari foto yang dilansir AFP, Rabu (13/8/2014), tampak koper tersebut berwarna abu-abu hitam. Ukurannya memang cukup besar, namun hanya setinggi pinggang dewasa. Hanya tubuh manusia yang sudah tewas lalu ditekuk secara paksa yang bisa masuk ke dalamnya.
Bercak darah tampak ada di bagian luar koper tersebut. Sebuah plastik hitam juga ada di bawahnya. Polisi terlihat sedang memeriksa koper tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus ini bermula saat ditemukannya koper berisi mayat Sheila di taksi bernopol DK 221 IB pada pukul 12.00 Wita, Selasa (12/8) kemarin. Taksi itu ada di depan lobi Hotel St Regis karena dipesan oleh anak korban, bernama Heather (19). Koper itu berisi mayat yang sudah terkulai dan dibungkus dengen seprei hotel.
Setelah menyimpan koper di dalam taksi, Heather bersama pacarnya, Tommy, kemudian masuk kembali ke hotel, padahal ternyata dia kabur. Dia berpura-pura hendak memanggil ibunya. Setelah ditunggu sejam lebih, petugas keamanan hotel pun curiga dengan koper tersebut, lalu melapor ke polisi.
Heather dan Tommy akhirnya bisa ditangkap pagi tadi di Hotel Risata, Kuta Selatan.
Kasus ini sontak saja jadi perhatian internasional sebab kejadiannya berlangsung di hotel bintang lima dan korban dan pelakunya warga negara asing. Media luar negeri banyak yang menuliskan peristiwa kriminal keji ini.
(mad/nrl)











































