Ini Bukti Polisi Menduga Anak dan Pacar Sebagai Pembunuh Warga AS di Bali

Ini Bukti Polisi Menduga Anak dan Pacar Sebagai Pembunuh Warga AS di Bali

- detikNews
Rabu, 13 Agu 2014 15:14 WIB
Jakarta - Sheila Von Weise Mack diduga dibunuh oleh anaknya sendiri, Heather (19) dan kekasihnya Tommy (21) di Hotel St Regis, Nusa Dua, Bali. Motifnya memang belum jelas, tapi polisi punya bukti dan sejumlah keterangan yang mengarah pada keduanya.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Djoko Hari Utomo mengatakan, ada rekaman CCTV hotel yang menunjukkan kedua orang itu membawa koper berisi mayat Sheila dari kamar menuju lobi. Mereka lalu memasukkannya ke dalam taksi dan mewanti-wanti agar tak ada yang menyentuhnya.

Sebelum check-out, Heather juga diketahui sempat cekcok dengan pihak hotel. Resepsionis hotel menanyakan pembayaran kamar, namun Heather tak mau menyelesaikannya, dengan argumen ibunya yang akan membayar. Setelah itu, Heather dan Tommy kabur.

"Pemeriksaan bukti-bukti lain sedang kita lakukan," kata Djoko saat dihubungi detikcom, Rabu (13/8/2014).

Sejauh ini, polisi sudah memeriksa enam orang saksi, mulai dari pihak keamanan hotel, petugas resepsionis, hingga sopir taksi yang dipesan oleh kedua tersangka.

Dalam kasus ini, Djoko menyayangkan lambatnya informasi dari pihak hotel terkait kasus tersebut. Ada jeda cukup lama dari kecurigaan isi dalam koper hingga pelaporan ke polisi.

"Padahal harusnya curiga. Itu ada seprei kan punya hotel, dan ada bercak darah. Memang terlalu lama," tegasnya.

Kasus ini bermula saat ditemukannya koper berisi mayat Sheila di taksi bernopol DK 221 IB pada pukul 12.00 Wita, Selasa (12/8) kemarin. Taksi itu ada di depan lobi Hotel St Regis karena dipesan oleh anak korban, bernama Heather (19). Koper itu berisi mayat yang sudah terkulai dan dibungkus dengen seprei hotel.

Setelah menyimpan koper di dalam taksi, Heather bersama pacarnya, Tommy, kemudian masuk kembali ke hotel, padahal ternyata dia kabur. Dia berpura-pura hendak memanggil ibunya. Setelah ditunggu sejam lebih, petugas keamanan hotel pun curiga dengan koper tersebut, lalu melapor ke polisi.

Heather dan Tommy akhirnya bisa ditangkap pagi tadi di Hotel Risata, Kuta Selatan, hari ini.

(mad/nrl)



Berita Terkait