"Logistik sudah ditarik kembali di Awabutu, tidak dilakukan (pemungutan suara) di Awabutu," kata ketua KPU Kabupaten Paniai, Ham Nawipa dalam kesaksian di gedung MK Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (13/8/2014).
"Betul tidak ada pemilu di Kampung Awabutu?" tanya hakim Patrialis Akbar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya tidak menerangkan alasan pemungutan suara dipindah ke Distrik. Namun menurutnya pemungutan suara yang diadakan di Distrik Paniai Timur itu memang tidak dihadiri saksi, hanya masyarakat.
"Tingkat distrik masyarakat hadir, saksi belum," ujarnya.
"Ada keberatan dari Panwas?" tanya Patrliasi.
"Tidak ada," jawab saksi.
Ham menerangkan, saat rekap di tingkat kabupaten tidak ada keberatan dari saksi dan Panwas terkait pemilu yang berpindah dari kampung Awabutu ke Distrik Paniai Timur.
"Novela waktu itu di tingkat rekap kabupaten ibu tidak hadir," ucap saksi.
Sebelumnya, saksi Prabowo di Kampung Awabutu Novela Nawipa, memberi kesaksian yang belakangan menjadi heboh lantaran gaya bicaranya yang 'meledak-ledak' di ruang sidang.
Novela menyebut tidak ada pemilu di kampungnya. Saat ditanya jarak kampung ke distrik, Novela menjawab hanya 300 meter.
(bal/rmd)











































