Informasi yang diperoleh detikcom dari warga, aksi protes terjadi hari ini, Rabu (13/8/2014) sejak pukul 10.00 WIB tadi. Hingga saat ini, jalan utama penghubung ke Jalur Pantura itu diblokir warga dengan ditanami pohon pisang.
Aksi protes ini dilakukan oleh DPC Organda Kabupaten Bekasi, Forum RW 08 Desa Cikarang Asih, Karang Taruna Desa Karang Asih, pedagang Pasar Elok, Pasar Lama dan warga sekitar. Mereka menuntut agar pemerintah Kabupaten Bekasi memperbaiki jalan rusak di Jl Raya Yos Sudarso tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu, warga juga menyebarkan beberapa ekor bebek dan ikan pada jalanan yang juga tergenang air dengan ketinggian hingga 20 Cm itu.
Warga yang memprotes jalan rusak tersebut berorasi dan membentangkan spanduk yang berisi tulisan protesnya. Untuk diketahui, Bulan Agustus ini, pemerinha tengah memperingati Hari Jadi Kabupaten Bekasi.
"Bulan ini hari jadi Kabupaten Bekasi, kemudian warga mendesak agar pemerintah segera memperbaiki jalan ini," ujarnya.
Tedi yang juga warga Cikarang ini mengungkapkan, warga sudah lelah dengan kondisi jalan yang rusak tersebut. Banyak warga dan pedagang yang mengeluh karena hasil penjualannya menurun akibat rusaknya jalan tersebut.
"Sopir angkot penghasilannya menurun kanrena rit jadi berkurang karena jalanan kayak kolam. Sementara kami selaku pedagang penghasilan menurun karena warga tidak mau ke Pasar Elok karena jalannya rusak," kata Tedi yang juga seorang pedagang.
Warga memberi waktu Pemkab Bekasi untuk memperbaiki jalan tersebut selama 7 hari ke depan. Menurut Tedi, warga mengancam akan terus menutup jalan tersebut bila tidak segera diperbaiki.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Cikarang Kompol Yuli Haryudo membenarkan adanya aksi protes tersebut.
"Betul, memang ada warga yang berunjuk rasa terkait jalan rusak. Situasi sudah terkendali, massa sudah membubarkan diri pada pukul 11.00 WIB tadi," ujar Yudo.
(mei/ndr)











































