"Bagi warga negara yang karena hal tertentu harus bepergian ke negara berisiko maka WHO menganjurkan agar harus diberi penjelasan yang lengkap dan menyeluruh tentang penyakit ebola dan pencegahannya," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Prof dr Tjandra Yoga Aditama, Rabu (13/8/2014).
Ciri terserang ebola yakni mengalami gejala-gejala antara lain muntah, diare, sakit badan, pendarahan dalam dan luar, dan demam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Lebih sering Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Kita tahu bahwa Ebola menular melalui kontak dengan cairan tubuh pasien. Walaupun sudah hati-hati tapi tetap kemungkinan tangan kita tercemar maka mungkin tetap ada. Karena itu maka rajin-rajinlah cuci tangan paakai sabun.
2. Jangan kontak langsung dengan pasien Ebola. Selain pasiennya maka kita perlu membatasi kontak dengan keluarga/kerabat pasien yang baru mengunjungi pasien.
3. Sedapat mungkin hindari proses pemakaman pasien Ebola, khususnya yang ada ritual mencium jenazah, kontak langsung dengan jenazah dll.
4. Jangan kontak dengan hewan yang mungkin menularkan Ebola, dan membatasi ke hutan-hutan di negara terjangkit.
5. Kalau sudah berada di negara terjangkit, maka batasi perjalanan domestik, jangan bepergian antar kota di negara itu kalau tidak betul-betul amat diperlukan
6. Selalu ikuti perkembangan informasi tentang Ebola di website terpercaya, WHO, Kemenkes RI dll
7. Kalau ada keluhan ketika sedang berkunjung di negara terjangkit, segera melapor ke petugas kesehatan di negara itu.
(bar/ndr)










































