"Kejadian tadi sore, pas mau solat magrib. Itu rumah Mang Eming (Suminta .red). Katanya dia perkosa anak kecil. Mang Emingnya kabur. Sudah ngga ada di gubuknya," kata Suhaida, warga sekitar yang ditemui di sekitar gubuk milik Eming.
Massa yang sudah geram dengan ulah pelaku, mendatangi gubuk milik Eming yang berada di bantaran Sungai Ciliwung yang biasa dijadikan sebagai tempat tinggalnya. Beruntung, saat kejadian Eming sudah tidak berada di dalam gubuk. Warga yang kesal kemudian melampiaskan emosinya dengan membuang barang-barang milik pelaku ke Sungai Ciliwung dan membakar gubuk milik pelaku.
Aksi pencabulan tersebut dilakukan Eming di dalam gubuk pada Jum'at (8/8) lalu. "Kejadiannya hari Jum'at siang. Anak saya main di sungai sama dua temannya. Terus dipanggil sama Mang Eming, terus anak saya diraba-raba badannya sama kemaluannya. Terus Mang Eming buka pakaiannya terus tindih anak saya. Celana anak saya dibuka sama Mang Eming," kata ibu kandung salah seorang korban yang ditemui di rumahnya.
Saat ini, gubuk yang terbuat dari terpal dan bambu tersebut sudah rata dengan tanah. Beberapa warga yang merasa iba, kemudian mengamankan barang-barang milik Eming yang tersisa.
(kha/kha)











































