Penangkapan tersebut dilakukan setelah petugas gabungan menghadang sebuah mobil Land Cruser di depan toko meubel amamah komplek SPBU Desa Cilopadang, Kecamatan Majenang sekitar pukul 16.22 WIB.
"Kita dapat informasi dari Lapas Nusakambangan kalau ada simbol yang disembunyikan pembesuk. Kita cari pembesuk yang mana, tadi lolos karena kita tidak tahu wajahnya," kata Kapolres Cilacap, AKBP Andry Triaspoetra, Selasa (12/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
7 orang yang diduga membawa bendera ISIS tersebut diamankan setelah polisi mendapatkan laporan dari petugas Lapas Kembang Kuning, Nusakambangan.
"Kita kejar setelah ada yang kasih informasi mobil yang digunakan, mereka mau pulang ke Cianjur Jabar," ujarnya.
Saat ini ke tujuh orang yanng diduga membawa bendera ISIS sudah diamankan di Polres Cilacap untuk dimintai keterangan.
(arb/fdn)











































